Kemajuan Koperasi dan UKM (Pixabay)

Kontribusi Koperasi dan UKM Diprediksi Meningkat terhadap Ekonomi RI Di Tahun 2019

Kinerja koperasi dan UKM (KUKM) diprediksi terus meningkat pada 2019. Lantaran sepanjang empat tahun terakhir ini terus mengalami tren peningkatan signifikan.

Kepala Biro Perencanaan Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, menyatakan optimisme tersebut muncul dari data kontribusi koperasi dan UKM yang terus meningkat.

“Buktinya, kontribusi koperasi terhadap PDB telah meningkat menjadi 4,48 persem dari sebelumnya yang satu komaan,” kata dia dalam sebuah diskusi bertema Proyeksi Perekonomian 2019: Peluang dan Tantangan bagi KUKM, di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Begitu juga dengan rasio kewirausahaan yang sudah berada di level 3,1 persen dari sebelumnya 1,65 persen. Selain itu, lanjut Zabadi, pengembangan performa koperasi di Indonesia pun terus menunjukkan tren meningkat.

Saat ini, sudah ada dua koperasi besar di Indonesia yang masuk jajaran 300 koperasi besar skala global. Yaitu, Koperasi Warga Semen Gresik dan Koperasi Kisel.

“Masih banyak lagi koperasi besar lainnya di Indonesia yang bisa didorong masuk ke kelas global, seperti Koperasi Sidogiri, Kospin Jasa, dan sebagainya,” ujar dia.

Dengan begitu, Zabadi meyakini pertumbuhan gerakan koperasi pada 2019 akan terus meningkat lagi. “Saya optimis kontribusi koperasi terhadap PDB akan menembus level 5 persen,” ujar dia.

Zabadi menuturkan, hal yang sama akan dialami pelaku UKM. Dengan kemajuan teknologi akan mampu meningkatkan enterpreneur di Indonesia. “Akan semakin banyak generasi milenial memiliki usaha produktif dengan memanfaatkan gadget miliknya,” kata dia. Sumber: Liputan6